Berita

(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Nusantara

PalmCo: Air Bersih Adalah Hak Warga Negara

SABTU, 28 MARET 2026 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PTPN IV PalmCo Sub Holding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia.

Menandai peringatan Hari Air Sedunia, PalmCo mencatatkan jejak kepeduliannya mulai dari penyediaan infrastruktur sanitasi di pelosok Sumatera dan Kalimantan, hingga penyaluran air bersih darurat di wilayah terdampak bencana.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa inisiatif pengadaan air bersih ini merupakan pilar penting dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. 


"Akses terhadap air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga hak setiap warga negara. Program sanitasi air bersih ini merupakan wujud keberlanjutan dan komitmen untuk senantiasa hadir dan memberi dampak langsung kepada kemanusiaan," ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu 28 Maret 2026.

Dalam implementasi jangka panjangnya, PalmCo hingga saat ini telah berhasil membangun lebih dari 40 titik fasilitas sanitasi air bersih yang tersebar di berbagai wilayah, membentang dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan.

Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, infrastruktur sanitasi air bersih yang dibangun PalmCo membawa misi kesehatan masyarakat yang esensial. 

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur permanen, Jatmiko juga menyoroti peran responsif perusahaan saat krisis terjadi. 

Pada akhir tahun 2025, sambungnya, ketika bencana hidrologis berupa banjir bandang dan longsor melanda Sumatera dan Aceh, PalmCo mendistribusikan lebih dari 200.000 liter air bersih. 

"Langkah cepat ini krusial untuk memastikan kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi di pengungsian tetap terpenuhi demi mencegah wabah penyakit pascabencana," pungkasnya.

Melalui komitmen berkelanjutan ini, PalmCo berharap dapat terus memperkuat inisiatif penyediaan air bersih dan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya