Berita

Ilustrasi

Pertahanan

Viral Perampok Ngaku TNI di Cianjur, Ini Kata Kodim

SABTU, 28 MARET 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komando Distrik Militer (Kodim) 0608/Cianjur, Jawa Barat, membantah keras tudingan yang menyebut dua pelaku perampokan bersenjata di Perumahan Pataruman Regency merupakan anggota TNI. 

Kepala Staf Kodim 0608/Cianjur, Mayor Cba Ujang Rohmat memastikan keduanya adalah warga sipil biasa dan video viral yang beredar di media sosial adalah hoaks.

“Senjata yang digunakan bukan senjata api, melainkan airsoftgun. Jadi tidak ada kaitan dengan TNI atau kesatuan manapun,” ujar Ujang Rohmat dikutip RMOLJabar, Sabtu 28 Maret 2026.


Dia menyampaikan, aksi perampokan tersebut bermotif masalah gadai kendaraan. Pelaku mendobrak pintu rumah korban di Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, sambil mengaku sebagai anggota TNI dan membawa airsoftgun. 

Sambungnya, warga sekitar yang ketakutan hanya bisa merekam kejadian menggunakan ponsel tanpa berani menghalangi. Pelaku kemudian menggeledah rumah korban dan mengambil sejumlah berkas sebelum melarikan diri.

Video aksi tersebut sempat viral di media sosial dan menimbulkan kepanikan di masyarakat. Namun Kodim menegaskan kembali bahwa kedua pelaku bukan anggota TNI sama sekali.

Hingga saat ini, satu pelaku sudah berhasil ditangkap dan langsung diserahkan ke Polres Cianjur untuk proses hukum lebih lanjut. Kasus ini sepenuhnya ditangani pihak kepolisian.

Ujang mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi resmi dari pihak berwenang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya