Berita

Ilustrasi perkebunan sawit. (Foto: Istimewa)

Nusantara

PASPI:

Pengembangan SDM Jadi Kunci Keberlanjutan Industri Sawit

SABTU, 28 MARET 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam mewujudkan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung, mengatakan, pengembangan SDM harus mampu menjawab berbagai tantangan industri kelapa sawit yang semakin kompleks. Pengembangan SDM juga harus berperan aktif dalam menciptakan sistem industri kelapa sawit yang berkelanjutan. Tungkot menambahkan bahwa pengembangan SDM kelapa sawit perlu mencakup aspek kualitas, keragaman keterampilan, serta ketersediaan tenaga kerja yang memadai.

"Selain meningkatkan kualitas SDM saat ini, pengembangan tersebut harus mampu memenuhi kebutuhan industri kelapa sawit pada masa mendatang," kata Tungkot dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026. Tungkot mengatakan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memiliki peran strategis dalam pengembangan SDM melalui penyediaan beasiswa pendidikan sarjana untuk anak-anak petani sawit dengan berbagai bidang keahlian. Pengembangan SDM sawit tersebut dikelola oleh BPDP bersama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.


"Sejak awal berdiri BPDP telah mempersiapkan SDM industri sawit melalui penyediaan beasiswa pendidikan sarjana untuk anak- anak petani sawit. Program ini merupakan suatu reinvestasi dana pungutan ekspor," kata Tungkot.

Ia mendorong BPDP untuk memperluas program pengembangan SDM kelapa sawit untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks. Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 13.265 peserta telah memperoleh beasiswa untuk pengembangan SDM industri sawit di berbagai perguruan tinggi. Kemudian program pelatihan teknis telah menjangkau sekitar 32.152 petani kelapa sawit.

Adapun pada tahun 2026 ini BPDP menargetkan kuota beasiswa mencapai 5.000 mahasiswa baru dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang teknis dan teknologi perkebunan.

"Memang jika dibandingkan dengan kebutuhan peningkatan maupun penyiapan SDM industri sawit yang diperlukan, apa yang telah dilakukan BPDP tersebut masih perlu diperbesar pada yang akan datang," kata Tungkot.

Ia mengharapkan, BPDP bisa melahirkan generasi kelapa sawit yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk memperkuat daya saing global, imbuhnya, kualitas SDM industri sawit nasional harus mampu melampaui negara pesaing seperti Malaysia.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya