Berita

Penumpan mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Bisnis

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

SABTU, 28 MARET 2026 | 11:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pencapaian signifikan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Volume pelanggan Kereta Api (KA) Jarak Jauh mencapai level tertinggi, khususnya pada fase arus balik yang berlangsung selama empat hari berturut-turut dengan tingkat okupansi rata-rata melampaui 140 persen.

Wakil Presiden Komunikasi Perusahaan KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak pertengahan Maret. Dalam periode arus balik tersebut, volume pelanggan konsisten berada pada titik tertinggi sepanjang Lebaran 2026.

"Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena memberikan kepastian waktu tempuh, kenyamanan, dan jadwal yang teratur di tengah tingginya mobilitas libur Idulfitri," ujar Anne Purba, di Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.


Selama periode 11-26 Maret 2026, KAI melayani total 3.081.467 pelanggan KA Jarak Jauh di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Puncak arus balik terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan jumlah penumpang harian mencapai 250.650 orang. Angka ini tidak hanya menjadi yang tertinggi tahun ini, tetapi juga melampaui rekor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 223.348 pelanggan.

Secara keseluruhan, tingginya minat masyarakat tercermin dari total penjualan tiket yang mencapai 3.896.661 unit, atau 109,1 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk yang tersedia. Hal ini menunjukkan adanya tingkat okupansi yang melampaui kapasitas normal.

Menurut Anne Purba, kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan kepastian waktu tempuh, kenyamanan, serta jadwal yang teratur di tengah tingginya mobilitas selama libur Idulfitri.

Hingga 27 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih menunjukkan tren kuat dengan 190.572 penumpang dijadwalkan berangkat. Tingkat okupansi sementara tercatat sebesar 116,6 persen dan masih berpotensi meningkat seiring berlanjutnya arus balik.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya