Berita

Minister of State Security (MSS) Tiongkok Chen Yi Xin dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Terima Menteri Tiongkok, Dorong Kerja Sama Jaga Stabilitas Kawasan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Minister of State Security (MSS) Tiongkok Chen Yi Xin, di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. 

Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, dalam pertemuan tersebut Menteri Chen menyampaikan keinginan untuk memperdalam kerja sama dengan negara-negara sahabat. 

Fokusnya adalah menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan, baik di tingkat regional Asia maupun global.


“Chen mengutarakan harapan RRT untuk bersama dengan negara-negara sahabat membangun kerja sama guna memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia,” ungkap Seskab Teddy dalam keterangan tertulis.

Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi Indonesia dalam menjaga kesinambungan pembangunan ekonomi. 

Stabilitas kawasan, menurutnya, bukan hanya kebutuhan strategis, tetapi juga fondasi bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Menyambut harapan pihak RRT, Presiden Prabowo mengedepankan kembali pandangan Indonesia tentang pentingnya arti stabilitas kawasan bagi Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” jelas Seskab Teddy.

Lebih jauh, Kepala Negara menyambut positif peluang penguatan kerja sama antara kedua negara, khususnya di sektor keamanan. 

Ia menilai, kolaborasi yang saling menguntungkan akan memperkuat posisi kedua negara dalam menghadapi tantangan geopolitik yang semakin dinamis.

“Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyambut baik harapan MSS untuk dapat meningkatkan kerja sama bagi keuntungan kedua negara,” ungkap Seskab Teddy.

Seskab Teddy menambahkan, salah satu fokus utama ke depan adalah peningkatan kemitraan strategis antara MSS dan Badan Intelijen Negara (BIN). 

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat keamanan nasional melalui peran aktif Indonesia di tengah tatanan dunia multipolar, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam menjaga stabilitas kawasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya