Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

JUMAT, 27 MARET 2026 | 15:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyentil kalangan ekonom karena dinilai kerap menebar sentimen negatif tanpa dasar perhitungan jelas.

Menurut Anas, Menteri Keuangan sah-sah saja mengkritik para ekonom yang dinilai terlalu pesimistis. Namun di sisi lain, para ekonom juga memiliki hak untuk tetap kritis dalam mengingatkan pemerintah terkait kondisi ekonomi yang tengah menghadapi berbagai tantangan.

“Pak Purbaya boleh menyemprot para ekonom yang kritis. Para ekonom juga boleh tetap kritis dan mengingatkan Pak Purbaya tentang keadaan ekonomi yang penuh tantangan,” ujar Anas lewat akun X miliknya, Jumat, 27 Maret 2026.


Ia menegaskan, hal terpenting yang harus dilakukan Menteri Keuangan adalah fokus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Sikap percaya diri dan optimisme, lanjutnya, harus tetap diiringi dengan ukuran yang jelas dan realistis.

“Yang wajib ditunaikan Pak Purbaya adalah fokus menjalankan tugas dengan baik. Percaya diri dan optimis terukur. Sebaik mungkin dalam mengelola keuangan negara,” jelasnya.

Anas juga menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah dalam menerima masukan, termasuk kritik yang mungkin terasa tidak nyaman.

“Salah satu caranya adalah bersedia dan berani menerima masukan pikiran dan gagasan yang baik dan bermanfaat. Meskipun mungkin kadangkala pahit di lidah dan berdengung di telinga,” tambahnya.

Ia pun menutup dengan menegaskan harapan publik terhadap pemerintah agar mampu menjalankan tugas dengan baik demi kepentingan rakyat.

“Rakyat ingin pemerintah sukses menunaikan tugas,” pungkasnya.



Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya