Berita

Sebuah SPBU di daerah Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Pemerintah Harus Siapkan Jaring Pengaman Sosial jika Harga BBM Dinaikkan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri berpotensi terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global. Dalam kondisi ini, pemerintah dituntut menjaga stabilitas perekonomian masyarakat.

Ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Hendry Cahyono menilai, kenaikan harga BBM menjadi pilihan yang semakin rasional di tengah ketidakpastian harga minyak mentah global yang menembus lebih dari 100 Dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

Meskipun kenaikan harga harga BBM menjadi solusi untuk menyelematkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak boncos, menurutnya pemerintah wajib memastikan ada jaring pengaman sosial bagi masyarakat untuk menjaga perekonomian tetap berjalan.


"Kenaikan harga tanpa kompensasi social safety net akan menyebabkan stagflasi," ujar Hendry dalam keterangannya, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menjelaskan, tanpa kenaikan harga BBM tekanan fiskal akan semakin berat dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan. 

"Hal ini karena pemerintah harus terus menambah subsidi di tengah ruang fiskal yang terbatas," sambungnya menuturkan.

Selain itu, risiko jangka panjang yang muncul adalah berkurangnya kapasitas negara dalam membiayai program prioritas lain, akibat anggaran terserap untuk menutup lonjakan subsidi energi.

Setiap ada kenaikan harga minyak mentah bagi Indonesia sebesar 1 dolar AS per barel, dia mengkalkulasi potensi beban negara pada subsidi dan kompensasi energi hingga Rp10,3 triliun.

Selain itu, defisit APBN juga dapat melebar sekitar Rp6,8 triliun untuk setiap kenaikan tersebut.

Meski demikian, Hendry mengingatkan bahwa kebijakan kenaikan harga BBM tetap memiliki konsekuensi terhadap daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya tidak terlalu dalam.

"Karena pendapatan masyarakat tidak meningkat tetapi tergerus inflasi,” ujarnya.

Dengan demikian, dia mengusulkan agar kenaikan harga BBM dalam situasi saat ini dinilai bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan konsekuensi logis dari tekanan global yang tidak bisa dikendalikan. 

"Pemerintah dituntut menyeimbangkan antara menjaga kesehatan fiskal dan melindungi daya beli masyarakat melalui kebijakan yang terukur dan tepat sasaran," demikian Hendry menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya