Berita

Tentara Iran (Reuters)

Dunia

Iran Kerahkan Sejuta Tentara, Siap Hadapi Invasi Darat AS

JUMAT, 27 MARET 2026 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran mengklaim telah memobilisasi lebih dari satu juta tentara dan pejuang untuk menghadapi kemungkinan invasi darat oleh Amerika Serikat (AS).

Mengutip laporan Tasnim News, Jumat, 27 Maret 2026, ancaman serangan darat dari Washington telah memicu lonjakan signifikan partisipasi publik.

Sumber yang mengetahui perkembangan tersebut menyatakan bahwa lebih dari satu juta orang telah menyatakan kesediaannya untuk terlibat dalam pertempuran.


Seiring itu, terjadi gelombang permintaan dalam jumlah besar dari kalangan pemuda Iran untuk bergabung dengan Garda Revolusi dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, Komandan Pasukan Darat Iran Brigadir Jenderal Ali Jahanshahi memperingatkan bahwa perang darat justru akan menjadi bumerang bagi pihak musuh, mengingat kesiapan penuh Iran dalam menghadapi berbagai skenario pertempuran.

"Perang darat akan lebih berbahaya dan merugikan bagi musuh. Semua pergerakan musuh di perbatasan dipantau, dan kami siap menghadapi skenario apa pun," tegasnya, seperti dikutip dari Kantor Berita ISNA.

Ketegangan ini dipicu oleh sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berulang kali mendesak Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Washington bahkan mengancam akan menyerang infrastruktur energi Iran serta melancarkan operasi darat apabila jalur pelayaran vital tersebut tidak segera dibuka sepenuhnya.

Meski Trump mengklaim adanya pembicaraan antara kedua negara, pihak Iran membantah keras dan menuding AS hanya berupaya mengulur waktu guna mempersiapkan aksi baru di wilayah selatan Iran melalui invasi darat.

Di sisi lain, laporan juga menyebutkan Washington terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan, termasuk rencana pengerahan tambahan sekitar 1.000 pasukan, di tengah total sekitar 50.000 personel yang telah ditempatkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya