Berita

Kirab Kerbau Bule di Jepara, Jawa Tengah. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Kirab Kerbau Bule Syawalan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ribuan warga memadati ruas jalan di Kabupaten Jepara saat seekor kerbau bule diarak sejauh lebih dari satu kilometer dalam rangkaian Pesta Lomban Syawalan 2026, Jumat, 27 Maret 2026.

Tradisi kirab kerbau yang sempat vakum beberapa tahun terakhir itu kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jepara dengan menghadirkan inovasi baru berupa kirab kerbau bule. Prosesi ini langsung menjadi magnet utama perayaan Syawalan tahun ini.

Diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, seekor kerbau bule berwarna putih dengan bobot sekitar 800 kilogram dan berusia empat tahun diarak dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jobokuto menuju Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di kawasan Rusunawa Jepara. Jarak kirab mencapai lebih dari satu kilometer.


Kirab tersebut diikuti langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati M Ibnu Hajar, serta Sekretaris Daerah Ary Bachtiar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sepanjang rute kirab, warga tampak memadati jalan untuk menyaksikan prosesi yang sudah lama tidak digelar tersebut. Aparat gabungan dari TNI dan Polri turut dikerahkan untuk mengamankan jalannya kegiatan.

Saat rombongan melintas di kawasan Jembatan Cinta, iring-iringan peserta kirab tampak mengular panjang. Kerbau bule yang menjadi pusat perhatian masyarakat berjalan di barisan depan, diikuti rombongan pejabat daerah dan warga.

Antusiasme masyarakat juga berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak di sepanjang jalur kirab.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, kirab kerbau bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari tradisi masyarakat pesisir yang sarat nilai budaya.

“Kirab ini sarat makna dan menjadi identitas budaya masyarakat pesisir Jepara. Kehadiran kerbau bule melambangkan semangat baru dalam melestarikan tradisi,” kata Witiarso.

Ia menambahkan, kirab kerbau juga menjadi simbol keterbukaan kepada masyarakat dalam rangkaian tradisi Lomban, khususnya menjelang prosesi pelarungan yang menjadi bagian penting dalam perayaan Syawalan.

Tradisi kirab kerbau terakhir kali digelar pada 2019 sebelum akhirnya kembali dihidupkan pada tahun ini. Pemkab Jepara berharap kebangkitan kembali tradisi tersebut dapat memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata.

Ke depan, Pemkab Jepara juga berencana menata pelaksanaan kirab agar lebih terkonsep sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pesta Lomban sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Jepara sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil laut sekaligus doa bersama untuk keselamatan para nelayan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya