Berita

Anggota DPR Komisi XII, Yulian Gunhar. (Foto: Istimewa)

Politik

Pemerintah Jangan Bergantung Pasokan BBM Jangka Pendek

JUMAT, 27 MARET 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meningkatnya potensi krisis bahan bakar minyak (BBM) global sebagai dampak eskalasi konflik di Timur Tengah mulai dirasakan sejumlah negara di kawasan Asia.

Kondisi yang terjadi di Filipina, Vietnam, dan Bangladesh harus menjadi peringatan serius bagi Indonesia untuk segera memperkuat strategi ketahanan energi nasional.

“Situasi global saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Indonesia harus bersikap jauh lebih antisipatif,” kata Anggota DPR Komisi XII, Yulian Gunhar dalam keterangannya, Jumat 27 Maret 2026.


Ia menegaskan, pernyataan Menteri ESDM yang menyebutkan cadangan BBM nasional hanya cukup untuk sekitar 20 hari ke depan menjadi alarm penting yang tidak boleh diabaikan.

“Ketahanan energi kita tidak boleh hanya bertumpu pada cadangan jangka pendek. Ini menunjukkan adanya kerentanan struktural dalam sistem pasokan dan cadangan energi kita,” kata Gunhar.

Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi energi, Gunhar mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis guna memastikan stabilitas pasokan BBM di dalam negeri.

Beberapa langkah yang didorong antara lain adalah memperkuat cadangan energi nasional, mempercepat pembangunan fasilitas penyimpanan (storage), serta mengoptimalkan lifting minyak dan diversifikasi sumber energi.

"Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat kurangnya kesiapsiagaan,” kata Gunhar.

Selain itu, Gunhar juga menekankan pentingnya transparansi pemerintah dalam menyampaikan kondisi riil cadangan energi kepada publik, agar tidak menimbulkan kepanikan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

“Jangan hanya menyampaikan angka, tetapi juga langkah konkret yang sedang dan akan dilakukan,” kata Gunhar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya