Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Ist)

Politik

Prabowo Tancap Gas Bangun Hunian Layak untuk Warga Pinggir Rel

JUMAT, 27 MARET 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah blusukan ke kawasan bantaran rel kereta api Senen, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat dengan menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga setempat. 

Hal tersebut diungkap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Jumat, 27 Maret 2026. 

Dikatakan Teddy, Presiden langsung menghubungi jajaran terkait guna mempercepat penanganan, bahkan dilakukan melalui sambungan telepon di tengah agenda lain di luar daerah.


“Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia) serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api,” ujar Seskab Teddy.

Tak berhenti pada instruksi, pemerintah langsung bergerak di lapangan. Seskab memastikan proses awal pembangunan hunian baru sudah mulai disiapkan tanpa jeda, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons keluhan warga.

“Hari ini juga tim sudah bergerak untuk menyiapkan proses pembangunan hunian baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka,” ungkap Seskab Teddy.

Langkah cepat ini diambil setelah Presiden mendengar langsung kisah warga yang selama puluhan tahun bertahan hidup di bantaran rel dengan kondisi serba terbatas. 

Hunian sempit, atap seadanya, serta minimnya fasilitas dasar menjadi potret keseharian yang akhirnya mendorong keputusan cepat dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Menurut penyampaian warga, mereka sudah tinggal puluhan tahun di pinggir rel dengan hunian serta atap terbatas. Dan Bapak Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan MCK yang layak untuk ditempati sesegera mungkin,” jelas Teddy.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya