Berita

Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Ceko, Petr Macinka (Foto: Ist)

Dunia

Ceko Kian Solid Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

JUMAT, 27 MARET 2026 | 12:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Republik Ceko menyatakan dukungan kuat terhadap skema otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko sebagai solusi paling realistis dan memungkinkan untuk mengakhiri konflik berkepanjangan tersebut.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang ditandatangani usai pertemuan antara Menteri Luar Negeri Maroko, Nasser Bourita, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Ceko, Petr Macinka, di Rabat pada Kamis, 26 Maret 2026.

Praha menyebut inisiatif otonomi di bawah kedaulatan Maroko merupakan solusi yang paling layak untuk menyelesaikan sengketa Sahara. 


"Otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko merupakan solusi paling layak untuk sengketa atas Sahara, dan bermaksud untuk bertindak sesuai dengan itu," bunyi pernyataan tersebut. 

Sebagai bagian dari implementasi konkret, Duta Besar Ceko untuk Maroko dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke wilayah Sahara.

Agenda ini bertujuan membuka jalan bagi kunjungan para pengusaha Ceko serta memperkuat inisiatif kerja sama ekonomi di kawasan tersebut.

Lebih jauh, Kedutaan Besar Ceko di Rabat akan memperluas cakupan layanan konsulernya hingga mencakup wilayah Sahara, sebagaimana wilayah lain dalam teritorial Maroko.

Ceko juga menyambut adopsi Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 2797 tahun 2025. 

"Republik Ceko menganggap Proposal otonomi Maroko tahun 2007 sebagai dasar yang paling tepat, serius, kredibel, dan realistis untuk mencapai solusi politik yang adil, langgeng, dan saling dapat diterima," lanjut Deklarasi Bersama tersebut.

Di bagian akhir, kedua negara kembali menegaskan dukungan terhadap utusan pribadi Sekretaris Jenderal PBB untuk Sahara, serta upaya yang tengah dijalankan guna mendorong proses politik menuju penyelesaian final atas sengketa regional tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya