Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Times Now)

Bisnis

Laporan Keuangan AS 2025: Benarkah Paman Sam Terancam Gagal Bayar?

JUMAT, 27 MARET 2026 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat kini menghadapi sorotan tajam terkait kesehatan finansialnya. 

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Departemen Keuangan tahun fiskal 2025 yang baru saja dirilis, kondisi neraca negara tersebut menunjukkan kesenjangan yang sangat lebar antara kekayaan dan utang.

Dikutip dari Fortune, Jumat 27 Maret 226, per 30 September 2025, posisi keuangan resmi pemerintah AS menunjukkan ketimpangan yang ekstrem. Total aset tercatat 6,06 triliun Dolar AS (atau sekitar Rp96.000 triliun). Sedangkan total kewajiban adalah 47,78 triliun Dolar AS ( atau sekitar Rp764.000 triliun).


Artinya, jumlah utang dan kewajiban pemerintah kini hampir delapan kali lipat lebih besar dibandingkan nilai aset yang dimiliki. 

Kondisi ini memburuk sekitar 2,07 triliun Dolar AS jika dibandingkan dengan tahun fiskal 2024.

Masalah sebenarnya jauh lebih besar dari angka di atas. Pemerintah AS memiliki kewajiban jangka panjang (75 tahun) untuk program asuransi sosial seperti Jaminan Sosial dan Medicare yang tidak dicatat dalam neraca utama. 

Jika beban asuransi sosial sebesar 88,4 triliun Dolar AS digabungkan dengan kewajiban resmi, maka
total kewajiban federal mencapai 136,2 triliun Dolar AS. Angka fantastis ini setara dengan lima kali lipat dari seluruh nilai ekonomi (PDB) tahunan Amerika Serikat.

Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) kembali menolak memberikan opini wajar atas laporan ini. Hal ini menandai tahun ke-29 berturut-turut lembaga pengawas tersebut tidak bisa menjamin keakuratan data keuangan pemerintah. 

Kendala utamanya meliputi manajemen keuangan yang buruk di Departemen Pertahanan dan lemahnya pencatatan transaksi antarlembaga pemerintah.


Analogi: Jika Negara Adalah Sebuah Rumah Tangga

Untuk mempermudah bayangan seberapa gawat situasinya, mari gunakan skala kecil dalam bentuk keuangan keluarga:
- Pendapatan setahun: 52.446 Dolar AS
- Pengeluaran Setahun: 73.378 Dolar AS (Defisit/tekor)
- Tabungan/Aset: 60.554 Dolar AS
- Total Utang: 1.361.788 Dolar AS

Dalam skala ini, keluarga tersebut memiliki utang jutaan Dolar meski pendapatan tahunannya hanya puluhan ribu Dolar, sebuah kondisi yang secara teknis sangat sulit untuk dilunasi.

Untuk memperbaiki kesehatan fiskal jangka panjang, terdapat dua langkah legislatif utama yang sedang didorong.

Pertama adalah UU Komisi Fiskal (H.R. 3289): RUU lintas partai untuk meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas keuangan.

Kedua, Konvensi Pasal V: Upaya melakukan amandemen Konstitusi AS untuk mewajibkan pemerintah bersikap lebih disiplin secara fiskal.

Langkah-langkah ini dianggap krusial untuk mengendalikan defisit yang terus membengkak sebelum berdampak lebih sistemik pada ekonomi global.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya