Berita

Peserta didik menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). (Foto: Berita Jakarta)

Politik

Penghematan Energi Jangan Ganggu Pendidikan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 09:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti mendukung pembatalan kebijakan pembelajaran daring yang sempat diwacanakan sebagai bagian dari strategi efisiensi energi.

Menurutnya, kebijakan di sektor pendidikan tidak boleh diambil secara terburu-buru tanpa kajian yang matang, karena berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik.

“Dalam membuat kebijakan, dalam hal ini sektor pendidikan, kita tidak boleh mengambil keputusan secara terburu-buru. Semua kebijakan harus melalui kajian yang mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi siswa,” ujar Reni, Jumat, 27 Maret 2026.


Ia menegaskan, pembelajaran tatap muka masih menjadi pilihan terbaik saat ini karena mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa.

“Sekolah tatap muka tetap menjadi pilihan terbaik saat ini, karena memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” jelasnya.

Reni menambahkan, tujuan utama pendidikan adalah mencetak generasi unggul, sehingga setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar matang dan berorientasi pada masa depan anak-anak Indonesia.

“Tujuan utama pendidikan adalah mencetak generasi yang unggul. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus benar-benar matang dan berorientasi pada masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Di sisi lain, dalam konteks penghematan energi yang menjadi isu nasional, Reni mendorong pemerintah agar lebih cermat menentukan sektor-sektor yang relevan untuk penerapan kebijakan work from home (WFH), sehingga tidak mengganggu proses kegiatan penting, khususnya di bidang pendidikan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya