Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Diplomasi AS–Iran Mandek, Dolar AS Kian Menguat

JUMAT, 27 MARET 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gagalnya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran baru di pasar global. Kurs Dolar AS di pasar uang New York langsung melesat seiring dengan larinya investor ke aset-aset aman (safe-haven).

Pada penutupan perdagangan Kamis sore, 26 Maret 2026 waktu setempat, Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,35 persen menjadi 99,97. 

Euro melemah 0,3 persen ke posisi 1,1524 Dolar AS, sementara Poundsterling turun 0,35 persen menjadi 1,3319 Dolar AS. 


Dolar juga 0,22 persen lebih kuat versus Yen Jepang di 159,81 Yen.

Pejabat Iran menolak proposal AS karena dianggap tidak adil. Di sisi lain, Presiden Donald Trump menyatakan belum yakin untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat. 

Pasar semakin khawatir penutupan Selat Hormuz akan berlanjut. Hal ini melambungkan harga minyak sebesar 5,34 persen 107,68 Dolar AS. 

Ketidakpastian ini membuat bursa saham bertumbangan. Pasar kini bersiap menghadapi kebijakan moneter yang lebih ketat. 

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) membuka opsi kenaikan suku bunga jika inflasi terus melonjak. Sementara itu, ketidakpastian diprediksi akan terus membayangi pasar hingga pertemuan Trump dengan Presiden Xi Jinping yang dijadwalkan pada Mei mendatang.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya