Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Politik

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

JUMAT, 27 MARET 2026 | 08:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengklaim pasokan energi Indonesia masih aman meski dunia diliputi kekhawatiran akibat gejolak geopolitik di Timur Tengah.

Namun, pernyataan tersebut memunculkan sejumlah asumsi dan kritik di ruang publik. Sebagian pihak menilai Presiden Prabowo Subianto tidak boleh begitu saja mempercayai klaim tersebut tanpa verifikasi mendalam.

Kritik juga mengacu pada pengalaman sebelumnya, seperti penanganan gangguan listrik di Aceh dan Sumatera Utara, yang disebut-sebut telah dilaporkan pulih meski di lapangan kondisi belum sepenuhnya normal.


Selain itu, muncul pertanyaan terkait optimisme pemerintah, mengingat sejumlah negara lain mulai mengantisipasi potensi krisis energi global. Sementara itu, Indonesia sendiri masih bergantung pada impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

Menanggapi hal tersebut, analis komunikasi politik Hendri Satrio alias Hensat menilai kemungkinan persoalan justru terletak pada kualitas informasi yang diterima menteri dari timnya.

“Mungkin juga pembisik Bahlil yang salah terus. Sebagai menteri dia pasti punya tim, jadi bisa jadi yang keliru adalah pembisiknya,” ujar Hendri kepada RMOL, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menyarankan agar Bahlil melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim internalnya, guna memastikan data yang disampaikan benar-benar akurat sebelum dilaporkan ke Presiden.

“Bahlil juga harus mengaudit timnya. Jangan sampai data yang salah justru dia sampaikan ke presiden,” pungkasnya.


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya