Berita

PM Inggris Keir Starmer. (Foto: AP Photo/Alberto Pezzali, Pool, File)

Dunia

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

KAMIS, 26 MARET 2026 | 21:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan langkah tegas dengan memberikan izin bagi otoritas Inggris untuk mencegat kapal-kapal “Shadow Fleet” Rusia yang diduga melanggar sanksi internasional.

Pernyataan itu disampaikan Starmer dalam video yang diunggah di akun media sosial resminya dikutip redaksi malam ini, Kamis, 26 Maret 2026.

Dalam penjelasannya, Starmer menegaskan bahwa fokus dunia saat ini tertuju pada agresi Rusia di Ukraina, namun situasi global semakin kompleks dengan adanya konflik lain di Timur Tengah.


“Kita harus menerima bahwa ada perang di dua front: konflik Iran dan konflik Ukraina yang terus berlanjut,” ujar Starmer.

Ia menambahkan, langkah Inggris ini merupakan bagian dari koordinasi dengan negara-negara sekutu untuk meningkatkan respons terhadap situasi geopolitik yang memanas.

Selain membahas langkah strategis, Starmer juga menekankan bahwa pertemuan dengan para sekutu akan mencakup isu pengeluaran pertahanan dan peningkatan kemampuan militer.

Dalam pernyataan yang lebih tajam melalui caption video, Starmer bahkan menuding Presiden Rusia, Vladimir Putin, memanfaatkan konflik di Timur Tengah untuk kepentingan ekonomi.

“Putin senang melihat perang di Timur Tengah karena dia berpikir harga minyak yang lebih tinggi akan memungkinkannya memperkaya dirinya sendiri,” tulisnya.

Ia menegaskan, Inggris akan terus membela kepentingannya, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk dengan mengambil tindakan terhadap armada bayangan Rusia.

“Ini sebabnya kami bertindak terhadap Shadow Fleet Rusia hari ini,” tegas Starmer.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya