Berita

Menlu Iran Abbas Araghchi (Foto: Middle East Monitor)

Dunia

AS-Israel Hapus Nama Dua Pejabat Tinggi Iran dari Target Serangan

KAMIS, 26 MARET 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat dan Israel dilaporkan mencoret sementara dua pejabat tinggi Iran dari daftar target serangan di tengah upaya membuka ruang negosiasi dengan Teheran.

Laporan The Wall Street Journal menyebut, dua nama yang dihapus dari daftar tersebut adalah Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Keduanya dikeluarkan dari daftar target selama empat hingga lima hari sebagai bagian dari langkah Presiden AS Donald Trump untuk membuka peluang dialog. 


"Ketua parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dihapus dari daftar target hingga empat atau lima hari, seiring dengan dibukanya pintu bagi negosiasi oleh Presiden AS Donald Trump," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip Kamis, 26 Maret 2026.

Namun, Iran menolak proposal gencatan senjata dari Washington. Teheran menilai tawaran tersebut “berlebihan” dan menegaskan perang hanya akan dihentikan sesuai keputusan mereka sendiri serta setelah syarat tertentu terpenuhi.

Upaya mediasi terus didorong oleh sejumlah negara seperti Turki, Pakistan, dan Mesir. Meski demikian, para pejabat menilai peluang keberhasilan perundingan masih kecil karena jurang perbedaan tuntutan kedua pihak yang dinilai terlalu lebar.

Di sisi lain, tekanan militer tetap meningkat. Gedung Putih memperingatkan bahwa waktu bagi Iran untuk berunding semakin menipis. 

Jika Teheran menolak, AS mengancam akan menggempur Iran dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya