Berita

Anies Baswedan, menghadiri halal bihalal yang digelar di kediaman mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Hambalang, Minggu, 23 April 2023.

Politik

Jika Tak Digandeng Prabowo, Duet AHY-Anies Jadi Plan B

KAMIS, 26 MARET 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Susilo Bambang Yudhoyono serta Agus Harimurti Yudhoyono di Cikeas dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi Lebaran.

Analis politik Adi Prayitno melihat pertemuan tersebut sebagai sinyal awal terbukanya kembali peluang kerja sama politik ke depan, termasuk kemungkinan duet Anies-AHY pada Pemilihan Presiden 2029.

“Yang tertunda di 2024, siapa tahu dalam sejarah membuktikan keduanya bisa bersama maju di Pilpres 2029,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 26 Maret 2026.


Ia menjelaskan, bukan tidak mungkin ada skenario alternatif yang disiapkan Partai Demokrat untuk menghadapi kontestasi 2029. Salah satunya, jika Agus Harimurti Yudhoyono tidak dapat kembali berpasangan dengan Prabowo Subianto, maka opsi berduet dengan Anies bisa menjadi pilihan.

Menurut Adi, Anies tetap menjadi salah satu figur dengan daya tarik dan elektabilitas yang signifikan, meskipun masih berada di bawah Prabowo.

Di sisi lain, ia menilai banyak pihak masih meyakini Prabowo Subianto akan kembali diusung pada Pilpres 2029. Namun, posisi calon wakil presiden diperkirakan akan menjadi ajang perebutan berbagai kekuatan politik.

“Politik kita memang rumit, ngeri-ngeri sedap. Penentunya sering kali ada di tikungan akhir,” jelasnya.

Meski demikian, Adi mengingatkan bahwa kontestasi 2029 memang masih beberapa tahun lagi. Namun, dinamika politik menunjukkan bahwa proses menuju tahun politik sejatinya sudah mulai berjalan sejak sekarang.

“Bagi sebagian pihak, tahun politik itu sebenarnya sudah dimulai,” pungkasnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya