Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

KAMIS, 26 MARET 2026 | 11:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menambah 13 proyek hilirisasi baru dengan total nilai investasi mencapai Rp239 triliun, sebagai bagian dari penguatan strategi industrialisasi nasional berbasis sumber daya alam.

Kebijakan tersebut mengemuka usai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengikuti rapat terbatas bersama Presiden dan jajaran menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Rabu, 25 Maret 2026.

Dalam keterangannya, Bahlil mengungkapkan bahwa dari total 20 proyek tahap pertama, sebagian sudah memasuki fase peletakan batu pertama (groundbreaking), sementara sisanya dijadwalkan mulai berjalan pada bulan depan.


Sementara itu, 13 proyek hilirisasi tambahan tengah difinalisasi dengan total nilai investasi sekitar Rp239 triliun.

“Kemudian kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar 239 triliun (rupiah) dan akan kita bahas finalisasi,” ujar Bahlil.

Tak hanya berhenti pada hilirisasi, pemerintah juga mempercepat pengembangan energi alternatif guna memperkuat ketahanan dan swasembada energi nasional. 

Presiden Prabowo, kata Bahlil, memberikan arahan tegas agar seluruh potensi energi dalam negeri dimaksimalkan, mulai dari etanol hingga biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), seiring dorongan percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi-potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, baik itu biodiesel dari CPO-CPO, termasuk kita bagaimana mendorong agar transisi energi lewat energi baru terbarukan juga kita bisa kita lakukan,” imbuh Bahlil.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya