Berita

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Mendagri Klaim 99 Persen Pengungsi Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda

KAMIS, 26 MARET 2026 | 09:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hampir seluruh pengungsi bencana di wilayah Sumatera telah meninggalkan tenda pengungsian. 

Kabar itu diungkap oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai pimpinan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip pada Kamis, 26 Maret 2026. 

Dikatakan bahwa sekitar 99,96 persen warga terdampak kini telah berpindah ke hunian sementara (huntara) yang disediakan. Angka tersebut diperoleh dari perbandingan data terbaru dengan jumlah pengungsi pada akhir 2025, saat masih berada di puncak masa pengungsian.


“Bagaimana kita menghitungnya? Ya, hitung saja 171 orang saat ini dibagi 2,1 juta pada data 2 Desember saat masih mengungsi. Itu kurang lebih 0,0008 persen, sehingga bisa dikatakan 99,96 persen sudah tidak ada lagi di tenda,” ujar Tito.

Meski demikian, Tito menegaskan pemerintah tidak pernah mengklaim bahwa seluruh pengungsi telah sepenuhnya keluar dari tenda. 

Ia menekankan bahwa masih ada sebagian kecil warga yang belum berpindah karena berbagai kendala di lapangan.

“Makanya ada kata-kata hampir atau mendekati 100 persen. Kita tidak mengklaim 100 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Tito mengurai bahwa sebagian pengungsi yang tersisa berada di wilayah dengan akses sulit, terutama di kawasan pedalaman. 

Ada pula warga yang memilih tidak tinggal di huntara, sehingga pemerintah mengambil langkah alternatif dengan menyiapkan hunian tetap (huntap).

“Masih ada 26 orang karena tingkat kesulitan pembukaan jalan dari pedalaman. Selain itu, ada 17 orang yang tidak ingin tinggal di huntara dan akhirnya dibangunkan langsung huntap (hunian tetap). Ini solusinya,” jelasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya