Berita

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.

Dunia

Ditanya Soal Hak Nuklir, Dubes Israel di PBB: Kami Ingin Perdamaian, Iran Sumber Kekacauan

KAMIS, 26 MARET 2026 | 03:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Danny Danon, berdalih negaranya berhak memiliki senjata nuklir karena menjadi penstabil di kawasan.

Hal itu disampaikan Danon saat ditanya soal alasan Israel memiliki senjata nuklir, sementara negara lain di Timur Tengah tidak.

Alih-alih menjawab langsung soal “hak” kepemilikan nuklir, Danon menekankan bahwa penilaian seharusnya didasarkan pada peran masing-masing negara dalam menjaga stabilitas kawasan.


“Seseorang seharusnya bertanya pada dirinya sendiri tentang setiap negara, siapa yang membawa stabilitas ke Kawasan dan siapa yang membawa kekacauan,” ujar Danon dikutip redaksi sesaat lalu.

Ia kemudian menegaskan posisi Israel sebagai kekuatan penstabil di Timur Tengah. Menurutnya, Israel secara konsisten mendorong perdamaian melalui berbagai kesepakatan dan upaya diplomasi.

“Israel adalah kekuatan penstabil di kawasan ini. Kami menginginkan perdamaian. Kami telah menandatangani perjanjian damai, kami mempromosikan perdamaian, kami berdoa untuk perdamaian,” lanjutnya.

Sebaliknya, Danon menuding Iran sebagai pihak yang justru memperkeruh situasi. Ia bahkan mengklaim Teheran telah melakukan serangan terhadap 13 negara dalam satu bulan terakhir.

“Ketika Anda melihat rezim Iran, mereka melakukan hal yang persis sebaliknya. Mereka telah menyerang 13 negara dalam satu bulan,” tegasnya.

Lebih jauh, Danon membandingkan dengan rekam jejak Israel yang telah berdiri selama 77 tahun tanpa terlibat konflik berskala besar dengan banyak negara sekaligus.

“Israel tidak pernah berperang dengan 13 negara sekaligus,” katanya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya