Berita

Pertemuan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Ryosei Akazawa, di Tokyo, Jepang. (Foto: RMOLJateng)

Politik

Diplomasi Bahlil ke Jepang Bisa Perkuat Posisi RI di Rantai Pasok Global

KAMIS, 26 MARET 2026 | 03:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Diplomasi energi yang dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jepang, berpeluang dapat memperkuat posisi Republik Indonesia (RI) dalam rantai pasok global.

Pemerhati kebijakan publik Prof. Henry Indraguna menilai, langkah pemerintah melalui ESDM menunjukkan perubahan posisi RI dalam percaturan global.

“Indonesia tidak lagi menjadi objek dalam relasi kuasa global, namun menjadi subjek yang aktif mendefinisikan kepentingannya sendiri,” ujar Henry dalam keterangannya, Rabu 25 Maret 2026.


Guru Besar Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang itu menilai, langkah pemerintah juga menjadi upaya mendekonstruksi narasi lama yang menempatkan negara berkembang hanya sebagai pemasok bahan mentah.

“Ini bentuk kedaulatan yang cair namun kokoh. Menunjukkan hukum nasional kita mampu beradaptasi dengan standar internasional tanpa kehilangan jati diri konstitusionalnya,” kata Henry.

Pernyataan itu merespons kunjungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Tokyo, Jepang, pada pertengahan Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, Indonesia memperkuat kerja sama strategis di sektor energi dan mineral dengan pemerintah Jepang.

Dalam pertemuan dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Ryosei Akazawa, Bahlil menyepakati dua nota kesepahaman (MoU). Kesepakatan itu mencakup penguatan rantai pasok mineral kritis serta pengembangan teknologi nuklir rendah karbon.

Selain itu, Bahlil juga mendorong percepatan investasi migas oleh Inpex Corporation pada Proyek Gas Lapangan Abadi Blok Masela dengan nilai mencapai Rp339 triliun. Proyek tersebut dinilai strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah Indonesia juga menawarkan pengelolaan bersama sejumlah komoditas strategis kepada Jepang. Komoditas tersebut meliputi nikel, bauksit, tembaga, hingga logam tanah jarang yang menjadi kunci dalam transisi energi global.

Kerja sama kedua negara turut diperluas ke sektor batu bara, gas alam cair (LNG), serta proyek transisi energi dalam kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC). Sejumlah proyek yang menjadi fokus antara lain penyelesaian PLTSa Legok Nangka dan optimalisasi PLTP Sarulla.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya