Berita

Jemaah haji Indonesia. (Foto: Antara)

Hukum

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

KAMIS, 26 MARET 2026 | 01:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penangguhan penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, dinilai sebagai sinyal kasus dugaan korupsi kuota haji akan berlarut-larut.

"Pembelajaran dari kasus Yaqut ini adalah, memberikan sinyal proses hukum kasus ini akan berlarut-larut," ujar pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Rabu 25 Maret 2026.

Menurutnya, kebijakan KPK menangguhkan penahanan Yaqut di rumah tahanan (rutan)  hanya karena alasan permohonan keluarga agar bisa merayakan Idulfitri bersama kerabat, tentu menjadi momok terhadap penegakan hukum Indonesia.


"Karena publik cenderung membaca adanya “privilege” ketimbang sekadar diskresi administratif," kata Efriza.

Oleh karena hal tersebut, kata Efriza, wajar apabila muncul kecurigaan di publik terhadap kasus dugaan korupsi kuota haji tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Karena diawal penahanan Yaqut sebagai tersangka saja sudah tidak tegak.

"Jika wibawa KPK sudah menurun drastis, bagaimana mungkin taringnya akan dapat semakin tajam," kata Efriza.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya