Berita

UMKM Makan Bergizi Gratis binaan BRI (©bri.co.id)

Politik

BGN:

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

RABU, 25 MARET 2026 | 23:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengurangi frekuensi penyalurannya. Langkah ini disebut berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, usulan efisiensi tersebut berasal langsung dari BGN, bukan keputusan Kementerian Keuangan.

“Tapi bukan saya motong ya. Memang dia melakukan sendiri karena dia (BGN) bilang masih bisa ada efisiensi,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta pada Rabu 25 Maret 2026.


Menurut Purbaya, potensi penghematan Rp40 triliun itu berasal dari rencana pengurangan hari penyaluran MBG, dengan tidak lagi diberikan sampai hari Sabtu. 

Dengan skema tersebut, program MBG hanya akan berjalan lima hari dalam sepekan.

Meski demikian, ia mengaku belum dapat merinci lebih jauh terkait skema efisiensi tersebut. Pemerintah, kata Purbaya masih menunggu penjelasan resmi dari pimpinan BGN.

Untuk diketahui, anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu sendiri dipatok hingga Rp335 triliun dalam APBN tahun ini, naik drastis dari Rp71 triliun pada 2025. 

Purbaya menegaskan bahwa wacana efisiensi Rp40 triliun ini belum termasuk rencana penghematan lain sebesar Rp80 triliun yang sebelumnya disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya