Berita

Ilustrasi musim kemarau. (Foto: Istimewa)

Nusantara

BMKG:

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Mulai Maret hingga Juni 2026
RABU, 25 MARET 2026 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jawa Barat akan dilanda musim kemarau panjang, mulai dari bulan Maret hingga Juni 2026.

Kepala Stasun Geofsika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, prediksi tersebut didasarkan pada analisis dinamika atmosfer dan model prediksi iklim periode normal 1991-2020. 

Hasil dari analisis tersebut menunjukkan, musim kemarau di Jawa Barat akan datang lebih awal dan lebih kering dari kondisi normal. 


“Secara umum, sebagian besar wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami sifat hujan bawah normal, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 dan durasi kemarau berkisar 13 hingga 15 dasarian, bahkan cenderung lebih panjang dari normal,” kata Teguh dilansir dari portal Jabar, Rabu 25 Maret 2026. 

Berdasarkan data yang telah dirilis oleh BMKG, sebagian besar wilayah Jawa Barat akan menghadapi musim kemarau pada Mei 2026. Tercatat, sekitar 56 persen wilayah Jawa Barat diperkirakan akan mengalami periode kemarau pada waktu tersebut. 

Adapun beberapa daerah, diprediksi memasuki musim kemarau lebih cepat. Di sebagain kecil wilayah Bekasi dan Karawang, kemarau diperkirakan akan mulai terjadi pada bulan Maret. Selanjutnya, kemarau akan meluas hingga wilayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian Cirebon pada bulan selanjutnya. 

Sementara Bogor, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Ciamis hingga Banjar diprediksi mulai memasuki musim kering pada Mei hingga Juni 2026.

Menghadapi potensi tersebut, BMKG mengimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera mempersiapkan berbagai langkah preventif, seperti optimalisasi penggunaan sumber daya air hingga penyesuaian jadwal tanam pada sektor pertanian. 

Hal tersebut penting dilakukan untuk memitigasi potensi dampak dari musim kemarau, mulai dari kekeringan, berkurangnya pasokan air, terganggunya sistem irigasi pertanian, hingga resiko kebakaran lahan dan hutan yang meningkat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya