Berita

Ilustrasi (Foto Dokuen laman djpb.kemenkeu)

Politik

DPRD Jatim Wanti-Wanti Risiko Salah Sasaran Sekolah Rakyat

SELASA, 24 MARET 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Program Sekolah Rakyat di Jawa Timur mulai disorot terkait potensi salah sasaran penerima manfaat, di tengah upaya pemerintah menjadikannya sebagai instrumen memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Kekhawatiran muncul pada kemungkinan praktik “titipan” hingga ketidaktepatan data penerima, mengingat sejumlah program bantuan sebelumnya seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) kerap tidak sepenuhnya menjangkau kelompok masyarakat miskin yang seharusnya menjadi prioritas.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Benjamin Kristianto, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat harus berbasis data yang terukur dan objektif, yakni mengacu pada kelompok desil 1 dan desil 2 sebagai kategori masyarakat dengan tingkat kemiskinan paling rendah secara ekonomi.


“Kita prioritaskan pada masyarakat desil 1 dan desil 2," ujar Benjamin, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan data desil menjadi kunci untuk memastikan program benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, sekaligus menutup celah intervensi non-teknis di tingkat pelaksana.

Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan distribusi bantuan sosial sering meleset akibat faktor kedekatan personal hingga nepotisme di tingkat lokal, sehingga penerima manfaat tidak sesuai dengan kriteria.

“Jangan sampai seperti zaman kemarin itu, misalnya kartu KIP atau KIS ini tidak sampai pada orang miskin,” lanjutnya.

Selain persoalan data, Benjamin juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam proses seleksi penerima, agar tidak terjadi penyisipan nama yang tidak berhak atau tidak memenuhi kriteria kemiskinan.

"Jangan sampai ada 'sisipan-sisipan' yang kita takuti,” kata Benjamin.

Program Sekolah Rakyat di Jawa Timur saat ini telah berjalan di 19 titik dengan konsep boarding school, yang tidak hanya menyediakan pendidikan formal, tetapi juga fasilitas asrama, konsumsi, hingga dukungan belajar bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Dengan skema tersebut, program ini diharapkan mampu menjawab berbagai kendala akses pendidikan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini terbatas oleh faktor ekonomi dan geografis.

DPRD Jawa Timur menegaskan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala, baik dari sisi ketepatan sasaran, pengelolaan anggaran, hingga kualitas pelaksanaan di lapangan, guna memastikan program ini benar-benar efektif dan tidak mengulang persoalan distribusi bantuan sosial yang terjadi sebelumnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya