Berita

Suasana pemakaman almarhum Bripka Septian Eko Nugroho di Surakarta. (Foto: Istimewa)

Presisi

Polisi Pekalongan Gugur saat Amankan Operasi Ketupat Candi 2026

SELASA, 24 MARET 2026 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Duka mendalam menyelimuti jajaran Polda Jawa Tengah atas wafatnya salah satu personel terbaik, Bripka Septian Eko Nugroho. Dia gugur saat menjalankan tugas pengamanan Lebaran dalam Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026.

Peristiwa polisi gugur ini terjadi di kawasan Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu 22 Maret 2026 pukul 22.50 WIB. Saat itu, almarhum tengah melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas.

Seusai bertugas dan sempat beristirahat, ia tiba-tiba pingsan. Rekan-rekannya segera membawa ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis.


Tim medis telah melakukan upaya maksimal, termasuk pemeriksaan EKG dan resusitasi jantung paru. Namun, almarhum dinyatakan meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat. 

Dugaan sementara, penyebab kematian akibat gangguan sistem kardiovaskular dengan indikasi penyakit jantung. 

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok anggota yang berdedikasi tinggi dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi institusi. Dedikasi dan pengabdiannya akan selalu kami kenang,” kata Kapolres Pekalongan dikutip dari RMOLJateng.

Selanjutnya jenazah Bripka Septian dimakamkan di Surakarta pada Senin 23 Maret 2026 dengan upacara penghormatan.

Tembakan salvo dan penghormatan pasukan menjadi simbol penghargaan atas dedikasi almarhum selama bertugas.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat Candi 2026 Polda Jateng, Kombes Artanto, turut menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Dedikasi almarhum menjadi teladan bagi seluruh anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Arianto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya