Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Reuters)

Politik

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

SENIN, 23 MARET 2026 | 13:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan marah kepada Direktur Mossad, David Barnea, setelah prediksi intelijen soal dampak serangan ke Iran tidak terbukti.

Penilaian Mossad yang menyebut serangan dapat memicu kekacauan di Iran justru dinilai keliru.

Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, mengatakan laporan tersebut muncul dari media Israel yang mengungkap adanya ketegangan internal. Ia menyebut kemarahan Netanyahu dipicu hasil analisis intelijen yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.


“Netanyahu sudah marah kepada Direktur Mossad David Barnea karena pada Jumat malam, David menyampaikan  bahwa dengan membunuh pemimpin tertinggi, komandan panglima angkatan bersenjata dan komandan militer Iran, termasuk Menteri Pertahanan, maka bisa menimbulkan kekacauan, kerusuhan di Iran, sehingga Mossad maupun CIA yang dilakukan bisa menggerakkan rakyat Iran untuk turun ke jalan dan menumbangkan rezim,” jelasnya dalam keterangan daring, Senin, 23 Maret 2026. 

Namun, skenario tersebut tidak terjadi di Iran. Situasi di dalam negeri justru tidak menunjukkan tanda-tanda keruntuhan seperti yang diprediksi.

“Laporan terbaru dari Channel 12 Israel sudah menyatakan Netanyau sangat marah.” lanjutnya.

Faisal menilai kondisi ini menandakan adanya kesalahan dalam perhitungan intelijen Israel. Ia menyebut penilaian yang disampaikan Mossad tidak mencerminkan realitas yang terjadi di lapangan.

“Ternyata assessment atau penilaian dari seorang Direktur Mossad itu ternyata sangat keliru. Hal itu tidak terjadi di Iran.” katanya.

Menurutnya, Iran sejak awal telah menyatakan akan terus melakukan perlawanan karena menganggap diri sebagai pihak yang diserang, sehingga konflik berpotensi terus berlanjut.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya