Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Facebook)

Dunia

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

MINGGU, 22 MARET 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan ultimatum keras kepada Iran terkait akses di Strait of Hormuz. 

Dalam unggahan di Truth Social, Trump berjanji akan menyerang fasilitas energi Iran jika negara itu tidak segera membuka Selat Hormuz dalam 24 jam. 

"Jika Iran tidak sepenuhnya membuka Selat Hormuz tanpa ancaman dalam waktu 48 jam sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka, dimulai dari yang terbesar terlebih dahulu," tegas Trump, seperti dikutip dari Politico, Minggu, 22 Maret 2026. 


Iran segera merespons dengan peringatan balasan. Dalam pernyataan yang dikutip Tasnim News Agency, juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energi Iran akan dibalas dengan menargetkan fasilitas milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan.

“Jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran diserang oleh musuh, maka seluruh infrastruktur energi, teknologi informasi, dan fasilitas desalinasi milik AS dan Israel di kawasan akan menjadi target,” demikian pernyataan tersebut.

Eskalasi ketegangan ini terjadi setelah pemerintah Inggris mengonfirmasi adanya serangan Iran yang gagal terhadap pangkalan militer gabungan AS-Inggris di Diego Garcia. 

Menurut laporan Mehr News Agency, Teheran menembakkan dua rudal balistik jarak menengah ke arah pangkalan tersebut, namun tidak mengenai sasaran.

Di sisi lain, militer Israel menyebut Iran memiliki rudal dengan jangkauan sekitar 4.000 kilometer yang mampu menjangkau kota-kota besar Eropa seperti London, Paris, dan Berlin.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya