Berita

Pemandangan rumah yang rusak akibat badai di Waialua, Hawaii, Jumat, 20 Maret 2026. (Foto AP)

Dunia

Hawaii Dilanda Banjir Terparah, 5.500 Warga Mengungsi

MINGGU, 22 MARET 2026 | 13:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hawaii dilanda bencana banjir terparah dalam dua dekade, dengan 5.500 orang di utara Honolulu dievakuasi demi menghindari risiko yang lebih fatal.

Wali Kota Honolulu, Rick Blangiardi, menyebut lebih dari 230 orang telah berhasil diselamatkan dan kerusakan diperkirakan bisa menembus lebih dari 1 miliar dolar AS.

Air bah yang meluap dilaporkan mengangkat rumah dan kendaraan, sementara sejumlah ruas jalan utama terpaksa ditutup.


Otoritas setempat juga mengeluarkan perintah evakuasi di wilayah utara Honolulu demi menghindari risiko korban jiwa yang lebih besar.

Ancaman semakin meningkat setelah bendungan di pulau Oahu dilaporkan berada dalam kondisi rawan jebol. Blangiardi pun mengingatkan warga untuk tidak meremehkan situasi. 

“Hati-hati, anggap badai ini seserius mungkin," tegasnya, seperti dikutip dari BBC, Minggu, 22 Maret 2026.

Gubernur Hawaii, Josh Green, memastikan bahwa hingga kini belum ada laporan korban jiwa, namun dampak kerusakan sangat luas. 

“Ini adalah banjir terbesar yang pernah terjadi di Hawaii dalam 20 tahun terakhir,” ujarnya dalam konferensi pers.

Banjir ini dipicu fenomena cuaca yang dikenal sebagai Kona Low, yakni sistem tekanan rendah yang membawa udara hangat dan kelembapan tinggi, sehingga memicu hujan deras dan banjir bandang. 

Beberapa wilayah bahkan mencatat curah hujan lebih dari 25 sentimeter dengan angin kencang mencapai 160 km per jam.

Kerusakan dilaporkan meluas ke berbagai sektor vital, mulai dari bandara, sekolah, rumah sakit hingga permukiman warga. 

Pemerintah setempat terus mengimbau masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara peringatan banjir juga diberlakukan di pulau-pulau lain seperti Maui, Molokai, dan Pulau Besar Hawaii.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya