Berita

Wawancara Presiden Prabowo Subianto dengan para jurnalis. (Foto: Istimewa)

Politik

Wawancara Prabowo dengan Jurnalis Jadi Ruang Dengar Aspirasi Publik

MINGGU, 22 MARET 2026 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai langkah Presiden Prabowo Subianto menggelar wawancara bersama sejumlah jurnalis sebagai hal yang positif dalam upaya membuka ruang komunikasi dengan publik.

Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana bagi Presiden untuk mendengar langsung berbagai pertanyaan yang pada dasarnya mewakili suara masyarakat.

“Bagus juga wawancara dengan para jurnalis itu. Presiden kan akhirnya bisa mendengarkan pertanyaan dari rakyat yang diwakili dari yang dia undang,” ujar Hensat, sapaan akrabnya kepada RMOL, Minggu, 22 Maaret 2026.


Ia menambahkan, jika dalam momen tersebut terlihat gestur Presiden yang kurang nyaman, hal itu dinilai sebagai sesuatu yang wajar mengingat isu yang dibahas merupakan persoalan penting yang tengah menjadi perhatian publik.

“Kalau kemudian terlihat gestur nggak nyaman ya wajar saja,” katanya.

Hendri juga menyoroti pentingnya kejelasan tujuan dari forum tersebut, apakah semata untuk menyerap aspirasi publik atau justru menyampaikan program pemerintah kepada pihak yang diundang.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa terlepas dari dinamika yang muncul, inisiatif tersebut tetap memiliki nilai positif dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Jadi kembali ke tujuan awalnya, Presiden mengundang untuk mendengar masukan dari rakyat atau dia ingin yang diundang mendengar program dia saja. Tapi apa pun itu menurut saya itu tujuan positif. Bagus,” tandasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya