Berita

Ilustrasi Kota Jakarta

Bisnis

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

MINGGU, 22 MARET 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rangkaian kegiatan yang diselenggarakan selama bulan Ramadan di Jakarta berhasil meningkatkan transaksi ekonomi. Nilai transaksi bahkan tercatat menembus angka Rp21 triliun.

Nilai transaksi ini diharap akan terus meningkat hingga mencapai Rp23-Rp24 triliun dalam lima hari ke depan, melalui berbagai rangkaian kegiatan yang digelar selama Ramadan dan menyambut Idulfitri.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, peningkatan nilai transaksi belanja ini merupakan dampak positif dari kegiatan lomba diskon di berbagai pusat perbelanjaan dan perhotelan yang digelar sejak 4 Maret hingga 31 Maret mendatang.


"Jadi memang Jakarta mengadakan lomba diskon yang dimulai tanggal 4 Maret sampai akan kita akhiri tanggal 31 Maret," jelas Suharini, dikutip Minggu, 22 Maret 2026.

Pemprov DKI Jakarta menggelar acara Jakarta Ramadan Festival selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri. Beragam atraksi budaya, seni, kuliner, hingga hiburan dihadirkan untuk menyemarakkan suasana.

Di antaranya Jakarta Light Festival, Harmoni Ramadan Jakarta; Rebana Ramadan Colossal; Mudik ke Jakarta yang bekerja sama dengan hotel, pusat perbelanjaan, kawasan pariwisata dan ragam moda transportasi; hingga Jakarta Festive Wonder dan Hijab Fashion Show.

Pemprov DKI Jakarta optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga puncak perayaan Idulfitri, seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat dan berbagai program promosi yang masih berlangsung. 

Momentum Ramadan dan Lebaran diharapkan tidak hanya menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga memperkuat daya beli serta mendukung pemulihan ekonomi di ibu kota.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya