Berita

Ilustrasi. (Foto: balidiscovery.com)

Hukum

Mantan Petinggi Organisasi Badminton Dunia Digugat Rp125 Miliar

Terkait Proyek Bali Subway
SABTU, 21 MARET 2026 | 23:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Proyek Bali Subway yang telah dilakukan groundbreaking pada September 2024 hingga kini terhenti dan belum menunjukkan tanda-tanda kelanjutannya alias mangkrak.                      

Mangkraknya proyek tersebut berkaitan dengan wanprestasi PT Bumi Indah Prima (BIP), yang dimiliki oleh Budi Arsil dan Anton Subowo. PT BIP merupakan perusahaan yang ditunjuk sebagai pemimpin konsorsium (lead consortium) untuk proyek Bali Subway.

Nama Anton baru-baru ini juga disebut oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva. Hamdan menyatakan bahwa Anton dan PT BIP akan digugat ke pengadilan terkait dugaan utang sebesar Rp125 miliar kepada beberapa vendor, termasuk Samvada, perusahaan asal Singapura yang menjadi kliennya.


“Samvada Asia bersama dengan 5 vendor lokal dan internasional lainnya adalah perusahan yang ditunjuk dan sudah diberi instruksi kerja oleh PT BIP untuk melakukan studi data intelligence, menyusun policy framework, uji kelayakan perencanaan sampai mengeksekusi sejumlah pekerjaan penting untuk proyek Bali Subway. Namun setelah Anton Aditya Subowo dan Budi Asril mempekerjakan mereka, PT BIP wanprestasi dan tidak melakukan pembayaran,” ujar Hamdan Zoelva, dikutip pada Sabtu malam, 21 Maret 2026.

Anton Subowo adalah pengusaha kondang dan putra dari Rita Subowo, konglomerat dan juga mantan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2007-2011. 

Nama Anton mulai dikenal oleh publik Indonesia ketika ia menjabat beberapa posisi penting di bidang olahraga badminton. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBSI (2013-2016), Presiden Badminton Asia selama dua periode (2015–2023), serta Vice President Badminton World Federation (BWF). 

Posisi-posisi strategis ini mengukuhkan Anton sebagai salah satu figur berpengaruh dalam ekosistem bulu tangkis global.

Di luar dunia olahraga, Anton memiliki jaringan bisnis yang luas. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sprint Asia Technology yang bergerak di bidang teknologi pembayaran digital, serta Komisaris Independen di pengelola jalan tol swasta, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Selain itu, ia pernah memimpin Brantwood International Limited sebagai Presiden Direktur.

Saat ini, Anton menjabat sebagai Komisaris PT BIP. Sejak tahun 2024, perusahaan ini dipercaya sebagai mitra investor perusahaan daerah asal Bali, PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ). 

Tugas PT BIP adalah mencari pendanaan domestik maupun internasional untuk proyek Bali Subway yang disebut untuk mengatasi kemacetan di Bali,

Sudah pernah diadakan peresmian, proyek bali subway disebut-sebut terbengkalai. Kabar burung yang beredar sebenarnya PT BIP sudah mengantongi pendanaan dari investor namun tidak jelas kemana uangnya. 

PT BIP dan Anton kini harus menghadapi gugatan hukum dari perusahaan Singapura senilai Rp125 miliar. Sejauh ini belum ada klarifikasi dari kubu Anton mengenai gugatan yang dilayangkan oleh pengacara Hamdan Zoelva tersebut.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya