Berita

Seorang anggota OPM tewas ditembak Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua di Nabire. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Berhasil Tewaskan Satu Anggota OPM Usai Baku Tembak di Nabire

SABTU, 21 MARET 2026 | 23:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua berhasil menindak tegas seorang anggota OPM atas nama Hurbianus Mirip yang merupakan anggota pimpinan Aibon Kogoya Kodap III. 

Kejadian tersebut berlangsung di wilayah Nabire, Provinsi Papua Tengah, Minggu, 15 Maret 2026.

Peristiwa bermula saat Tim Patroli Keamanan Koops TNI Papua melaksanakan patroli rutin dan mendapati dua orang anggota OPM yang membawa dua pucuk senjata api. 


Dalam upaya penindakan, terjadi kontak tembak antara aparat dengan kelompok tersebut. Kedua pelaku kemudian melarikan diri ke arah hutan, sehingga tim melaksanakan pengejaran. Dari hasil pengejaran dan penindakan tersebut, satu orang atas nama Hurbianus Mirip ditemukan tewas di lokasi.

Hurbianus Mirip merupakan anggota OPM Kodap III/Dulla pimpinan Aibon Kogoya, yang bersangkutan diketahui terlibat dalam berbagai aksi kekerasan, termasuk penyerangan dan pembunuhan di wilayah Papua.

Kapen Koops TNI Papua, Letkol M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa TNI tidak akan memberikan ruang bagi kelompok OPM yang mengganggu keamanan dan kedaulatan negara. 

“TNI menegaskan tidak akan memberi ruang bagi kelompok TPNPB-OPM di Papua demi menjaga kedaulatan dan keamanan masyarakat, dengan pendekatan tegas yang disertai upaya membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat,” ujar Letkol Wirya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa setiap operasi yang dilaksanakan oleh Koops TNI Papua dilakukan secara profesional, terukur dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. TNI juga terus mengedepankan upaya menjaga stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya