Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Tb Ace Hasan Syadzily. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Hadapi Ketidakpastian Global, Golkar Dorong Penghematan Nasional

SABTU, 21 MARET 2026 | 09:07 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Masyarakat diimbau untuk lebih efisien dan mengedepankan kepentingan nasional di tengah situasi geopolitik global yang memanas, termasuk konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Imbauan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Tb Ace Hasan Syadzily, di Slipi, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026. Menurutnya, kondisi global yang tidak menentu berpotensi berdampak pada ekonomi dalam negeri, sehingga masyarakat perlu lebih bijak dalam mengatur pengeluaran.

Ace menilai langkah pemerintah yang mendorong penghematan sudah tepat dan perlu didukung bersama. Ia menegaskan, efisiensi perlu dilakukan tanpa mengurangi nilai kebersamaan di tengah masyarakat.


“Tanpa mengurangi silaturahmi kita antara sesama anak bangsa dan sesama umat, tentu kita harapkan masyarakat didorong untuk lebih efisien, lebih melakukan penghematan dan tentu kita kedepankan kepentingan nasional kita agar situasi yang dihadapi saat ini akan kita hadapi dengan sebaik-baiknya, sehingga kita bisa menghadapi situasi saat ini lebih baik,” katanya saat ditemui RMOL di Slipi usai salat Idulfitri.

Selain itu, Ace juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut momentum Idul Fitri dapat dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjadi refleksi untuk mengendalikan diri.

“Kami atas nama DPP Partai Golkar mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1447 Hijriah tahun 2026 Masehi," ucap Ace.

"Tentu kita menjadikan momentum Idul Fitri ini sebagai upaya kita untuk terus menghadirkan Ramadan sebagai momentum untuk mengendalikan diri apalagi di tengah situasi geopolitik saat ini yang penuh dengan ketidakpastian menuntut kita untuk dapat terus menjaga kekompakan persatuan sebagai sesama anak bangsa,” tambahnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya