Berita

Politisi Golkar Sumbar, Yogi Nofrizal. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

JUMAT, 20 MARET 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penanganan kasus dugaan video call sex (VCS) yang menyeret nama Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menuai sorotan. Sejumlah kalangan menilai proses pengungkapan kasus tersebut belum sepenuhnya mencerminkan profesionalitas, terutama dalam aspek pembuktian digital.

Politisi Golkar Sumbar, Yogi Nofrizal, menilai kesimpulan kepolisian yang menyebut video tersebut sebagai hasil editan masih menyisakan keraguan di tengah masyarakat. Pasalnya, kesimpulan itu dinilai hanya bertumpu pada pengakuan pelaku tanpa dukungan uji forensik dari ahli telematika.

“Dalam kasus digital seperti ini, seharusnya ada pembuktian ilmiah. Kalau hanya berdasarkan pengakuan, itu belum cukup untuk meyakinkan publik,” ujar Yogi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 19 Maret 2026.


Ia menegaskan, di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih, manipulasi video dapat dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari editing sederhana hingga teknik yang lebih kompleks. Karena itu, pembuktian berbasis keahlian menjadi penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan.

Selain itu, Yogi juga menyoroti langkah penyelesaian melalui restorative justice (RJ). Menurutnya, pendekatan tersebut sah, namun tidak boleh mengabaikan transparansi.

“Fakta hukumnya tetap harus dibuka secara terang agar publik tidak bertanya-tanya,” tegasnya.

Ia turut mempertanyakan peran DPRD Lima Puluh Kota yang dinilai belum terlihat dalam merespons polemik ini. Menurutnya, DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi pengawasan.

“DPRD jangan diam. Ini bukan hanya soal individu, tapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah. Fungsi pengawasan harus dijalankan secara serius,” tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya