Berita

Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI). (Foto: Dok. AVISI)

Politik

Dicatut, AVISI Tegaskan Tak Tergabung Koalisi Penolak PP Tunas

KAMIS, 19 MARET 2026 | 22:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyebut organisasi tersebut tergabung dalam koalisi asosiasi industri dan masyarakat sipil yang menyoroti risiko implementasi PP Tunas.

Dalam surat resmi bernomor 017/SEK-INT/AVISI/III/2026 tertanggal 19 Maret 2026, AVISI menegaskan tidak terlibat dalam koalisi maupun inisiatif petisi terkait usulan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas.

“AVISI tidak tergabung dalam koalisi mana pun dan tidak turut serta dalam inisiatif petisi apa pun terkait penyampaian usulan PP Tunas,” kata Ketua AVISI Hermawan Sutanto dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 19 Maret 2026.


AVISI menjelaskan bahwa sebagai organisasi yang menaungi pelaku industri video streaming di Indonesia, pihaknya mengedepankan pendekatan komunikasi langsung dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

Pendekatan tersebut dilakukan sejalan dengan visi organisasi untuk berperan sebagai trusted advisor sekaligus mitra strategis dalam membangun ekosistem digital yang sehat di Indonesia.

“Sejalan dengan visi organisasi, AVISI mengutamakan komunikasi bilateral dan koordinasi langsung dengan pemerintah serta pemangku kepentingan,” tegas Hermawan.

AVISI juga menegaskan tetap menghargai berbagai aspirasi dari industri kreatif dan digital yang berkembang di Indonesia. Namun dalam praktik advokasi kebijakan, organisasi tersebut memilih menempuh jalur diskusi teknis serta penyampaian masukan secara langsung kepada pihak terkait.

Langkah tersebut dinilai penting agar setiap gagasan atau masukan yang disampaikan tetap relevan dengan karakteristik industri video streaming di Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya