Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan. (Foto: Dok. MUI)
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan. (Foto: Dok. MUI)
Menurut Buya Amirsyah, penentuan awal Syawal merupakan wilayah ijtihadi para ulama yang memungkinkan terjadinya perbedaan pandangan.
“Ini wilayah ijtihadi para ulama, sedangkan peran umara menetapkan (isbat) seperti wasit yang menjadi fasilitator sebagai jembatan untuk mempertemukan perbedaan,” ujar Buya Amirsyah dalam keterangannya, Kamis, 19 Maret 2026.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45
UPDATE
Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09
Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06
Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43
Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35
Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29
Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47
Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28
Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16
Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06
Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56