Berita

Representative Image (Foto: Pertamina)

Bisnis

Pertamina Pastikan Stok Pertamax Turbo di Makassar Aman Jelang Idulfitri

KAMIS, 19 MARET 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo di wilayah Kota Makassar dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 

Hal itu disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Kamis, 19 Maret 2026. 

Di tengah lonjakan konsumsi menjelang arus mudik Lebaran, Lilik menegaskan pasokan BBM, terutama Pertamax Turbo, tetap aman dan terkendali.


“Pertamina memastikan stok Pertamax Turbo di Makassar dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar, meskipun terjadi peningkatan konsumsi akibat arus mudik. Kami telah mengantisipasi hal ini dengan menambah pasokan dan memperkuat distribusi di lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam membeli BBM dan tidak melakukan pembelian berlebihan. 

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pertamina berkomitmen menjaga pasokan energi agar tetap terpenuhi dengan baik selama periode Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.

Berdasarkan data monitoring hingga pukul 12.00 WITA, stok Pertamax Turbo di sejumlah SPBU di Makassar berada pada kisaran 3.500 hingga 10.200 liter per SPBU. 

Selain itu, suplai tambahan terus disalurkan, termasuk pengiriman dari Fuel Terminal Parepare untuk menjaga stabilitas distribusi di lapangan.

Peningkatan konsumsi BBM mulai terlihat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. 

Tren tahunan ini telah diantisipasi oleh Pertamina melalui penguatan distribusi serta penambahan pasokan di wilayah dengan permintaan tinggi.

Wilayah penyangga seperti Maros juga mencatatkan stok relatif tinggi, yakni di atas 10.200 liter per SPBU. Keberadaan stok di daerah penyangga ini berfungsi sebagai buffer supply guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan di Makassar.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya