Berita

Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, Wakil Presiden, Wakil Perdana Menteri, Ketua Mahkamah Kepresidenan, dan Ketua Dewan Direksi CBUAE (Foto: Gulf Times)

Bisnis

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

KAMIS, 19 MARET 2026 | 08:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gejolak perang Iran yang kian meluas ke kawasan Teluk memaksa Central Bank of the UAE (CBUAE) turun tangan. 

Otoritas moneter UEA itu meluncurkan paket penopang likuiditas guna menjaga stabilitas sektor perbankan yang sempat terguncang akibat konflik regional.

Langkah ini langsung berdampak ke pasar. Saham bank-bank UEA melonjak setelah pengumuman kebijakan, menyusul tekanan berat yang sebelumnya menghantam sektor keuangan sejak pecahnya perang Iran-AS- Israel pada 28 Februari lalu. 


Dalam paket tersebut, CBUAE memberikan akses lebih besar terhadap cadangan likuiditas hingga 30 persen dari kewajiban giro wajib minimum, serta membuka fasilitas pendanaan dalam mata uang dirham dan dolar AS.  

CBUAE juga menekankan bahwa sistem keuangan nasional masih berada dalam kondisi tangguh. 

“Sistem keuangan UEA telah menunjukkan ketahanan selama keadaan luar biasa saat ini yang memengaruhi pasar global dan regional tanpa dampak material apa pun terhadap kesehatan sektor perbankan dan sistem pembayaran,” tulis otoritas tersebut seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 19 Maret 2026.

Kepala ekonom Abu Dhabi Commercial Bank, Monica Malik, mengatakan kebijakan itu dirancang untuk memastikan perbankan tetap memiliki ruang napas di tengah tekanan likuiditas.

“Sekali lagi, kami melihat paket ini bertujuan untuk memastikan bahwa bank memiliki likuiditas yang cukup dan bahwa kredit terus mengalir ke ekonomi riil. Kami melihat paket ini sebagai pendukung stabilitas makro dan kepercayaan ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Di sisi lain, analis Goldman Sachs melihat kebijakan ini sebagai bantalan penting bagi sektor perbankan. 

“Kami pikir berita ini seharusnya menjadi sentimen positif dalam jangka pendek karena memberikan likuiditas sementara dan bantuan modal bagi bank di masa sulit,” tulis mereka, seraya menilai pelonggaran buffer modal memberi ruang bagi bank untuk tetap menyalurkan kredit.

Meski begitu, bayang-bayang risiko belum sepenuhnya sirna. Lembaga pemeringkat S&P Global Ratings memperingatkan potensi arus keluar dana besar-besaran jika konflik terus memburuk. 

Namun hingga kini, tekanan signifikan belum terlihat, dengan langkah CBUAE dinilai masih bersifat preventif, lebih sebagai upaya menenangkan pasar yang gelisah ketimbang respons terhadap krisis yang sudah terjadi.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya