Berita

Pemudik di Stasiun Senen. (Foto: RMOL)

Bisnis

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

KAMIS, 19 MARET 2026 | 08:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Diperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia akan berangkat mudik Lebaran Idulfitri 2026.

Dengan jumlah yang sangat besar ini, Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan optimistis mudik Lebaran tahun ini dapat menggerakkan roda perekonomian secara signifikan di daerah. 

"Transformasi ekonomi ini membuat moda transportasi mengalami peningkatan signifikan. Jadi mudik tidak hanya dapat dipahami sebagai tradisi budaya, tetapi juga tradisi sosial ekonomi," kata Buya Amirsyah Tambunan, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.


Buya Amirsyah menilai, aktivitas mudik dapat menciptakan efek domino yang sangat luas. Kondisi ini menciptakan perputaran uang dalam jumlah sangat besar yang dapat memicu aktivitas perdagangan, menggerakkan sektor ril, baik bagi pariwisata maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Meski begitu, Buya Amirsyah menyayangkan aktivitas tersebut hanya sementara dan tidak berkelanjutan. 

Tradisi mudik ini menjadi momen ketika uang mengalami transformasi ke daerah asal pekerja urban. Sekitar 60 persen perputaran uang mudik terjadi di Pulau Jawa karena mayoritas pemudik berasal dari wilayah tersebut. 

"Dalam perspektif ekonomi regional, fenomena ini dapat dipandang sebagai transformasi ekonomi pusat ke daerah," tandasnya.   

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya