Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso. (Foto: Istimewa)

Politik

TNI Didesak Ungkap Orang Kuat di Balik Serangan Air Keras Aktivis

KAMIS, 19 MARET 2026 | 07:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam aksi penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, ditanggapi Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso.

Dia meminta agar institusi TNI tidak hanya berhenti pada penangkapan pelaku, tetapi juga membongkar motif serta aktor intelektual di balik serangan tersebut.

"Kami mengapresiasi langkah cepat penahanan pelaku, namun proses hukum tidak boleh berhenti di situ. TNI harus transparan mengungkap apa motif sebenarnya dan siapa dalang atau 'orang kuat' di balik aksi keji ini," ujar Sugiat dalam keterangannya, Kamis, 19 Maret 2026.


Mengingat kasus ini melibatkan aktivis kemanusiaan dan oknum aparat, Sugiat mendorong sinergitas antara lembaga negara untuk memastikan keadilan bagi korban. Ia juga meminta instansi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk turun tangan mengawal kasus ini hingga ke meja hijau

"Saya mendorong Komnas HAM, LPSK, dan Kementerian HAM untuk berkolaborasi secara intensif. Kawal kasus ini sampai tuntas. Jangan biarkan ada ruang bagi impunitas di negeri ini," tegas politisi dari fraksi Gerindra tersebut.

Sugiat amat menyayangkan adanya keterlibatan aparat dalam tindakan kekerasan yang mencederai nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia. Menurutnya, publik perlu tahu apakah aksi ini merupakan inisiatif pribadi atau ada perintah dari pihak tertentu.

"Kami akan mengawal kasus ini. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme, apalagi jika melibatkan oknum berseragam. Kolaborasi antar-lembaga ini penting agar penanganan kasus menjadi terang benderang dan menjadi peringatan keras bagi siapapun agar tidak melakukan tindakan serupa," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya