Berita

Direktur Eksekutif JMM, Syukron Jamal. (Foto: RMOLJatim)

Politik

Ketidakpastian Geopolitik Global Bisa Dihadapi dengan Persatuan

RABU, 18 MARET 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seluruh elemen masyarakat Indonesia perlu memperkuat ukhuwah, persatuan, dan solidaritas kebangsaan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Seruan tersebut disampaikan Jaringan Muslim Madani (JMM) menyusul berbagai perkembangan internasional yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, keamanan, serta ketahanan sosial di berbagai negara, termasuk Indonesia.

"Kita tidak boleh terpecah oleh perbedaan politik, identitas, maupun kepentingan jangka pendek,” ujar Direktur Eksekutif JMM, Syukron Jamal dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 18 Maret 2026.


Ia lantas menyinggung pesan Presiden Prabowo Subianto yang mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu menjaga dan menyelamatkan masa depan bangsa.

Menurutnya pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada sumber daya alam atau kekuatan ekonomi, tetapi juga pada soliditas rakyat dan kepemimpinan nasional yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa.

JMM juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, generasi muda, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menjaga ketenangan sosial, optimisme nasional, dan semangat gotong royong dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah.

“Bangsa besar adalah bangsa yang mampu bersatu menghadapi ujian sejarah. Dengan persatuan, insyaallah Indonesia mampu melewati berbagai tantangan global dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih kuat dan berkeadilan,” tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya