Berita

Ilustrasi

Nusantara

Kebakaran Lahan di Merbau Pelalawan Berhasil Dikendalikan

Tim Gabungan Lakukan Pendinginan
SELASA, 17 MARET 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang lebaran, tim gabungan berhasil kendalikan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Desa Merbau dan hutan Merbau, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Selanjutnya, tim gabungan melakukan proses pendinginan lahan guna memastikan tidak ada lagi titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.

Humas Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS), Edi Maskur, menyampaikan bahwa kondisi cuaca panas serta angin yang cukup kencang pada saat kejadian menjadi faktor yang mempercepat merambatnya kebakaran di area lahan.


“Alhamdulillah kebakaran lahan saat ini sudah dapat dikendalikan dan tim masih terus melakukan proses pendinginan di beberapa titik untuk memastikan situasi benar-benar aman,” ujar Edi Maskur dalam keterangan tertulis, Selasa 17 Maret 2026.

Dalam peristiwa tersebut, 1 unit alat berat Excavator milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) terdampak kebakaran, serta sebagian area kebun yang sebelumnya telah dilakukan proses stacking dan penanaman juga terdampak.

Pihak RTBS menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan kebakaran di lokasi, di antaranya dari unsur TNI, Polri, bersama masyarakat setempat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama membantu proses penanganan kebakaran di lapangan, termasuk pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” tuturnya..

Sebagai langkah ke depan, Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) akan terus meningkatkan pengawasan, kesiapsiagaan, serta upaya pencegahan kebakaran lahan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan angin kencang. 

"Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya perlindungan lingkungan dan pengendalian kebakaran lahan," pungkas Edi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya