Berita

ILustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

IHSG Sesi I: Perkasa ke Level 7.100, Sektor Properti dan Transportasi Jadi Motor Penggerak

SELASA, 17 MARET 2026 | 12:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taringnya pada jeda siang perdagangan Selasa siang, 17 Maret 2026. Setelah bergerak dinamis sejak pembukaan, IHSG berhasil mengakhiri sesi I di zona hijau, bertengger di level 7.102.

Kenaikan signifikan sebesar 79,919 poin atau setara 1,14 persen ini mencerminkan optimisme investor yang kembali masuk ke lantai bursa. Optimisme tersebut terlihat dari dominasi saham yang menguat, mencapai 487 saham, jauh melampaui 192 saham yang terkoreksi dan 131 saham yang stagnan.

Aktivitas perdagangan di tengah hari ini tergolong sangat ramai. Tercatat, frekuensi transaksi mencapai 895.841 kali dengan volume perdagangan menyentuh 16,805 miliar saham. 


Nilai transaksi total pada sesi I sudah mengantongi angka Rp 10,969 triliun, dengan kapitalisasi pasar meroket ke angka Rp 12.578,405 triliun.

Tiga saham yang menjadi pusat perhatian investor karena mencatat nilai transaksi terbesar adalah; EMAS, BRMS (Bumi Resources Minerals Tbk), dan BBCA (Bank Central Asia Tbk).

Mayoritas indeks sektoral bergerak kompak mendorong laju IHSG. 

Sektor IDXBASIC (bahan baku) memimpin penguatan dengan kenaikan tajam 3,33 persen, disusul oleh IDXTRANS (transportasi) yang naik 2,71 persen, dan IDXINFRA (infrastruktur) sebesar 2,60 persen. 

Hanya ada dua sektor yang mengalami koreksi tipis, yaitu sektor konsumsi siklikal (IDXCYCLIC) sebesar -0,11 persen dan sektor keuangan (IDXFINANCE) yang turun tipis -0,09 persen.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan persentase yang fantastis (double digit) hingga tengah hari ini, di antaranya; LAPD (Leyand International) yang melesat 22,08 persen ke level 94, IKAN (Era Mandiri Cemerlang) naik 18,75 persen ke level 95. Kemudian EXCL (XL Axiata) yang menguat 10,16 persen ke level 2.820.

Mampukah IHSG mempertahankan posisinya di atas level psikologis 7.100 hingga penutupan nanti sore? 

Para pelaku pasar patut mencermati pergerakan saham-saham blue chip dan sentimen global yang akan berkembang di sesi kedua.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya