Berita

Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo (Foto: Bakom RI)

Politik

Program 3 Juta Rumah Kunci Putus Mata Rantai TBC dan Stunting

SELASA, 17 MARET 2026 | 09:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah terus mempercepat realisasi program pembangunan 3 juta rumah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat. 

Mengutip pernyataan Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo pada Selasa, 17 Maret 2026, program tersebut dinilai memiliki peran strategis untuk menekan tingginya kasus tuberkulosis (TBC) dan stunting yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia.

Ia mengatakan isu tersebut juga sering dibicarakan bersama Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan.


“Ini yang saya, beberapa kali ketemu Presiden, selalu kita bicara: kita mau wujudkan Indonesia bahagia,” ujar Hashim dalam acara Pencanangan Pembangunan Hunian dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026. 

Menurutnya, kondisi lingkungan tempat tinggal sangat memengaruhi kesehatan serta tumbuh kembang anak. 

Banyak keluarga yang hingga kini masih tinggal di hunian yang tidak layak, sehingga berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting.

“Ibu-ibu yang belum punya rumah, anak-anak yang belum punya hunian yang layak. Kita sudah tahu bahwa lingkungan yang tidak sehat menyebabkan stunting,” kata dia.

Selain stunting, Hashim juga menyoroti tingginya angka kasus TBC di Indonesia. Ia menyebut kondisi permukiman yang padat dan kawasan kumuh menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko penyebaran penyakit tersebut di tengah masyarakat.

“Itu diakibatkan apa? Diakibatkan perumahan yang berdekatan, tempat kumuh. Slums. Slums di India, slums di Indonesia. Itu menyebabkan anak-anak kita banyak mengidap TBC,” ungkap Hashim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya