Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Asia Ikut Terbang Mengikuti Wall Street

SELASA, 17 MARET 2026 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada Selasa, 17 Maret 2026, mengikuti kenaikan di bursa Amerika Serikat (AS sehari sebelumnya. 

Sentimen positif hati ini ikut didorong oleh turunnya harga minyak, yang memberi angin segar bagi investor setelah periode tekanan pasar. 

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati perkembangan geopolitik, termasuk konflik Iran serta langkah Presiden AS Donald Trump yang meminta penundaan pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping selama sekitar satu bulan.


Dikutip dari CNBC International, indeks Nikkei 225 Jepang naik sekitar 0,75 persen, sementara Topix menguat lebih dari 1 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak hampir 3 persen, dengan saham teknologi seperti SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing naik lebih dari 3 persen dan 4 persen. 

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga menguat tipis 0,27 persen, didukung ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral.

Kenaikan saham teknologi turut dipicu optimisme dari sektor kecerdasan buatan (AI). CEO Jensen Huang menyebut permintaan chip generasi baru seperti Blackwell dan Vera Rubin berpotensi mencapai nilai hingga 1 triliun Dolar AS sampai 2027. Hal ini ikut mendorong saham perusahaan chip lain seperti TSMC yang naik sekitar 1 persen, meskipun pergerakan saham semikonduktor Jepang seperti Tokyo Electron dan Advantest cenderung bervariasi.

Di Hong Kong, kontrak berjangka indeks Hang Seng Index juga mengindikasikan pembukaan yang lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya. Ini mencerminkan optimisme investor yang mulai kembali masuk ke pasar saham setelah volatilitas akibat kenaikan harga energi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, harga minyak sempat turun tajam pada awal pekan, dengan minyak Brent dan WTI masing-masing mengalami penurunan signifikan sebelum kembali naik tipis.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya