Berita

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. (Foto: Humas BNN)

Nusantara

Langkah BNN Ikut Awasi Penyalahgunaan Tramadol Tuai Apresiasi

SENIN, 16 MARET 2026 | 23:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Koordinator Nasional Lingkar Pemuda Nusantara, Mufti Azmi Miladi, mengapresiasi cara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Suyudi Ario Seto yang menyoroti tren penyalahgunaan obat keras tramadol.

Pasalnya, belakangan ini penggunaan tramadol ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kami mengapresiasi langkah BNN yang mulai memberikan perhatian serius terhadap fenomena penyalahgunaan tramadol. Ini menunjukkan komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari potensi bahaya obat keras yang disalahgunakan, khususnya di kalangan generasi muda,” ujar Mufti dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.


Menurut dia, pengawasan terhadap peredaran obat keras sangat penting dilakukan, mengingat tramadol adalah obat yang bekerja pada sistem saraf pusat. 

Di kedokteran, obat ini memang digunakan sebagai analgesik untuk mengatasi nyeri bagi pasien yang baru menjalani operasi.

“Obat seperti tramadol memang memiliki manfaat medis, tetapi ketika digunakan tanpa resep dokter atau diperjualbelikan secara ilegal, maka risikonya sangat besar bagi masyarakat. Karena itu pengawasan harus diperketat, terutama terhadap peredarannya di media sosial,” tegasnya.

Itu sebabnya, Mufti berharap peredaran tramadol secara ilegal baik melalui media sosial maupun distribusi dalam jumlah besar kepada kelompok tertentu tanpa resep dokter dapat diatasi.

“Kami berharap langkah BNN ini juga diikuti dengan penguatan pengawasan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum dan lembaga pengawas obat. Generasi muda harus dilindungi dari ancaman penyalahgunaan obat keras yang dapat merusak masa depan mereka,” tutup Mufti.


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya