Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

SENIN, 16 MARET 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mengunjungi kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan melakukan pertemuan terbatas dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin , 16 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan pembangunan 83.000 gerai fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Agrinas akan terus melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan model bisnis koperasi berjalan efektif.


Menkop mengatakan, pemerintah akan menggelar sejumlah rapat lanjutan untuk mematangkan berbagai aspek operasional. Koordinasi tersebut mencakup penguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, hingga integrasi ekosistem logistik pangan.

“Kita optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi capaian perkembangan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih, Menkop menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang telah diambil oleh Agrinas. Menkop menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi sebelum operasional penuh dimulai.

Menkop juga menyoroti sejumlah hal, seperti perlunya standar baku untuk unit usaha seperti gerai obat dan klinik agar memiliki kualitas layanan yang konsisten. Kemudian perlu adanya aturan mengenai integrasi Kopdes Merah Putih dengan Toko Rakyat Serba Ada (TORASERA) sebagai model bisnis hub dan gregator.

Tidak hanya itu, Menkop juga mengarahkan agar Agrinas dapat mengambil langkah strategis terkait proses percepatan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih. 

"Jika kita bisa mempercepat proses pengerjaan di lahan-lahan baru, kita optimis progres signifikan akan terlihat pada bulan September mendatang," terang Menkop.

Selain meninjau perkembangan pembangunan, Menkop juga melihat langsung fasilitas command center milik Agrinas yang digunakan untuk memantau perkembangan proyek secara terintegrasi. 

Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mempercepat pengambilan keputusan dalam pengelolaan jaringan koperasi.

Pemerintah menilai kolaborasi dengan Agrinas menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem koperasi modern berbasis teknologi dan manajemen profesional. Melalui sinergi tersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi simpul distribusi barang dan kebutuhan pokok di tingkat desa sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan saat ini tengah dilakukan pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih sebanyak 32.660 unit. Sementara itu ada sebanyak 2.700 unit gerai fisik Kopdes Merah Putih yang pembangunannya telah rampung 100 persen.

"Dan kita terus berprogres dan kita berharap sampai akhir April ini kita sudah bisa lebih dari 20.000, sudah 100 persen selesai," kata Joao.

Joao melaporkan proyek Kopdes Merah Putih akan mengadopsi standar pengelolaan profesional yang terinspirasi dari keberhasilan koperasi di Spanyol dan Singapura. Fokus utamanya adalah digitalisasi dan transparansi pengelolaan secara terpusat untuk membangun skala nasional.

Seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari sistem transaksi komputer, alat pemindai (scanning), hingga fasilitas kenyamanan seperti AC, CCTV, serta perangkat keamanan (APAR dan genset), diklaim telah siap.

"Meski bertransformasi menjadi ritel modern, esensi koperasi melalui prinsip one man one vote tetap menjadi landasan utama," ujar Joao.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya